Jumat

ASAL USUL SUKU BAJAU SAMMA

ASAL USUL SUKU BAJAU ( BANGSA SAMMA )

Oleh : Bang Kembara ( S.A.J.Kembara )

Mendengar kata Bajau,Badjau,Bajo atau Bajau samma.semua orang akan terbayang pada suku bangsa yang mendiami kepulauan Filipina Selatan serta penduduk pribumi Sabah.

Padahal Bajau tidak hanya ada di dua wilayah tersebut. Sebaliknya bangsa Bajau tersebar luas hampir diseluruh Nusantara – dari kepulauan Belau (PALAU) di sebelah Timur hingga ke Sumatera di sebelah Barat dan dari Gugusan Kepulauan Irian di sebelah Selatan hingga ke Kemboja dan Myanmar (Burma) di Utara.

Ada pendapat mengatakan bahawa Bajau berasal dari Johor. Ada juga yang mengatakan Bajau berasal dari Kepulauan Riau-Lingga di Indonesia dan ada pula yang mengatakan etnik ini berasal dari kepulauan Maluku. Yang jelas menurut data yang pernah saya kumpulkan dan melalui penyaringan dan pengamatan yang cukup lama dari berbagai literatur sejarah.Bajau ( Suku Bajau ) telah berada di Nusantara jauh sebelum Kerajaan Maja Pahit,Kerajaan Melayu Champa,Kesultanan Brunai,Kesultanan Sulu,Kesultanan Melaka dan Kesultanan apapun yang ada di Nusantara ini,karena Suku Bajau masuk dan menduduki pesisir pantai Asia Tenggara kira-kira 1500 tahun Sebelum Masehi,atau 3500 tahun yang lalu
Kemudian menyebar luas keseluruh kepulauan Melayu dan Lautan Pasifik,
Sehingga tidaklah Berlebihan bila penulis pernah mengungkapkan dalam syair lagu yang digubah dan dinyayikannya dalam Album House Perdana Bajau Samma dalam dialek Bajau Samma Pesisir Kal-tim

                                     BAJAU SAMMA “
                                       Cipt : S.A.J.Kembara

SIOI MULE-MULE TAMBAN MA PESISIR PANTEI...( BAJAU SAMMA )
Siapa yang mula-mula menempati Pesisir pantai...( Bajau Samma )
SIOI KIRE-KIRE A’A PALIENG ALLAP ATEI.....       ( BAJAU SAMMA )
Siapa kira-kira orang yang paling baik hati... ( Bajau Samma )
Karena sejak dahulu Orang-orang Bajau Cinta damai dan loyal pada Kesultanan
SIOI PALIENG TUKEANG MUGEI KAPAL MAKULAMPA ( BAJAU SAMMA )
Siapa yang paling pandai,piawai membuat Kapal...( Bajau Samma )
Kepandaian Orang Bajau dalam membuat kapal sudah tidak di ragukan lagi
Sejak zaman dulu Kapal yang mereka buat mampu mengarungi samudera luas dan mereka menjelajahi seluruh perairan dengan berpindah-pindah menerjang ganasnya ombak
SIOI MUN KEREANG-KEREANG DENGKIIT LAJU NYUMPA (BAJAU SAMMA )
Siapa yang apabila sedikit kesal langsung terlontar caci/sumpah
Salah satu kebiasaan Orang Bajau,bila merasa kesal sedikit lantas terlontar sumpah
Walaupun mereka dalam keadaan bergurau tidak dalam keadaan marah,
BAJAU-BAJAU SAMMA BAHANI SA’ KENAL TALLEOW
Bajau-bajau Samma Berani tak kenal takut
Samudera ganas dan kekejaman Perompak atau Kejamnya peradaban dizaman itu tak pernah membuat suku Bajau mundur dari langkahnya dalam mengembara
BAJAU-BAJAU SAMMA SA’NGENTONAN PASTI TILLEOW
Bajau-bajau Samma lebih suka bertanya dari pada sok tahu
BAJAU-BAJAU SAMMA KA BAGEI JAREANG SISALA’
Bajau-bajau Samma terhadap suku lain jarang selisih
BAJAU-BAJAU SAMMA PADEKAYU’DA’AH BILLA’
Bajau-bajau Samma Bersatulah...jangan berpecah belah
BAJAU-BAJAU SAMMA...SA’TEO MAPANTEI
Bajau-bajau Samma tak jauh dari pantai
BAJAU-BAJAU SAMMA...DA’AH PUGEINU PEDDI’ ATTEI
Bajau-bajau Samma jangan kau buat sakit hati
LANGKEOW,PENDE’,GEMOA’,USUA’,LOHOM,JAREANG POTE’( BAJAU SAMMA )
Tinggi,Pendek,Gemuk,kurus,Hitam,jarang putih...( Bajau Samma )
Postur tubuh Orang Bajau Beragam,hanya saja mereka jarang berkulit putih,mungkin pengaruh terik panasnya matahari dilaut atau di pesisir pantai
SENEANG GAWAL,LULLUA’,TAPI ATEINE PAMASSE’ ( BAJAU SAMMA )
Senang tertawa,bercanda,tapi hatinya belas asih ...( Bajau Samma )

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
( Lagu Bajau Samma dari Album House Perdana Bajau Samma Artis S.A.JAYA &JULIE KEMBARA,Produksi Sri Record dan JK Production Jakarta )



Bangsa Bajau adalah generasi asli Melayu Deutro seperti apa yang dijelaskan oleh kajian Badan Galak Pusaka ( 2000 )
Orang Bajaulah yang melantik dan memberi pengitirapan kepada Kesultanan kesultanan di Nusa Tenggara,dalam sejarah Orang Bajau tidak pernah diperintah oleh Sultan manapun,karena mereka (Orang Bajau ) tidak pernah mempunyai Kesultanan pada zamannya
malah Orang Bajau selalu menjadi Partner atau Rekan dari Para Sultan dizamannya.
Bangsa Bajau adalah generasi asli Melayu Deutro yang mula bergerak dari Yunan. Oleh karena bangsa Bajau adalah generasi asli Melayu Deutro, maka mereka adalah Melayu tulen.
Bangsa Bajau dapat dibagikan kepada dua kelompok utama yaitu Pala’u (Bajau Laut) dan Samma /samah (Bajau Darat). Sehingga tahun 1950-an, Pala’u tinggal di dalam lepa yang bergerak bebas di sekitar laut Sulawesi; mereka hanya mendarat di tepian pantai atau pesisiran samma ada di jajaran pulau atau tanah besar, untuk mendapatkan keperluan seperti ubi kayu, air atau untuk memperbaiki lepa mereka. Mereka juga tidak kenal agama/ bukan penganut agama Islam.Karena itulah di kalangan orang-orang Samma sering tidak mengakui Pala’u sebagai Bajau oleh karena kesuluruhan Samma adalah beragama Islam.

Bahasa Bajau mempunyai lebih daripada 20 subdialek. Kajian awal oleh Badan Galak Pusaka menunjukkan terdapat sekurang-kurangnya 26 subdialek bahasa Bajau.

Kini masyrakat Bajau terpencar-pencar di pelbagai negara seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, Brunei, Myanmar, Maldives dan Afrika Selatan. Malah ada pendapat mengatakan bahwa masyarakat Melayu di Madagascar (Pulau Malagasi) sebenarnya adalah dari etnik Bajau.

Mayarakat Bajau dikenali sebagai sea nomad atau sea gypsies oleh penjajah atau penulis-penulis Barat dan nama itu kekal menjadi rujukan pihak-pihak tertentu hingga ke hari ini. Bagi masyarakat Bajau itu sendiri mereka menamakan bangsa mereka sebagai bangsa Samma dan dari perkataan Samma/Samah itulah terbit nama bahasa mereka iaitu Sinamah.

Bagaimana bangsa suku ini mendapat sebutan sebagai Bajau, Hal ini masih kabur. Kekaburan ini menyebabkan pembahasan beragam di kalangan segelintir individu sehingga ada antara mereka yang membuat pengklasifikasian mengikut logik masing-masing – konon Bajau adalah yang menjadi peribumi Sabah, Badjao adalah yang mendiami gugusan kepulauan Mindanao, dan Badjoe adalah yang mendiami wilayah Indonesia.

Hakikatnya, Bajau hanyalah satu. Lalu kenapa timbul pelbagai nama seperti Bajau, Badjao dan Badjoe? Jawapannya mudah.Semua disebabkan faktor penggunaan tulisan rumi dalam Tamadun Melayu baik di Malaysia maupun di Indonesia dan Filipina. Ketiga-tiga wilayah ini pernah dijajah oleh tiga bangsa penjajah dari Barat. Ketiga-tiga bangsa penjajah ini menggunakan huruf Rumi dalam sistem tulisan mereka. Kedatangan mereka turut memperkenalkan sistem tulisan Rumi kepada Tamadun Melayu tetapi dalam bentuk dan sistem ejaan yang berbeda-beda. Bahkan, sistem tulisan Rumi Bahasa Malaysia dan Sistem Tulisan Rumi Bahasa Indonesia hanya dapat dimantapkan pada 1970-an, walaupun Sistem Tulisan Bahasa Malaysia masih mengalami proses penambahmantapan akibat peminjaman Kalimat asing khususnya dari Bahasia Inggeris

Ditulis Oleh : Bang Kembara ( S.A.J.Kembara )
Rujukan : Sejarah ringkas Bahasa Melayu,Bajau Samma dan Bajau Palau’